Ketekunan untuk Membeli Masa Depan

Sekarang kita masuk ke materi yg tidak kalah pentingnya. Yaitu tentang sifat wajib yang harus dimiliki seorang pengusaha agar bisa berhasil dalam bidang apapun. Jadi ternyata, ada 1 pola BERULANG, yang akan Anda temukan di SEMUA pengusaha yang telah mendapatkan hasil dalam bisnisnya. Ya, mereka yang berhasil, punya satu sifat di dalam diri mereka. Sifat itu adalah KETEKUNAN Kita mungkin tahu bahwa bedanya pengusaha dan orang biasa adalah keberanian.

Tetapi jika ditarik benang merahnya, Yang akan membedakan pengusaha berhasil dan pengusaha yang belum berhasil adalah KETEKUNAN masing-masing. Sifat tekun ini, dimiliki oleh mereka yang berhasil. Bagaimana penjelasannya?

Mari kita simak. .
Jadi, disadari atau tidak, sebenarnya semua pencapaian luar biasa, butuh harga untuk membayarnya.

Karena itu, jika kita ingin sesuatu, dan selama kita belum membayar harganya, maka keinginan itu tidak akan tercapai.
Perumpamaan sederhana adalah Misal kita Ingin makan di restoran bintang 5. Harganya tentu beda dengan di warung makan kaki lima. Iya kan?

Semakin besar keinginannya, semakin mahal harganya. Karena itu, mari kita introspeksi diri.

Sudahkah kita membayar harga dari keinginan kita?
Sudahkan kita melakukan apa yang perlu dilakukan untuk berhasil?
Pantaskah kita untuk berhasil? Rumusnya, jika yang ingin dicapai itu mudah,
Maka semua orang akan berhasil tanpa perlu CAPEK dan tanpa perlu REPOT.
Tetapi karena yang mau dicapai itu tidak mudah, maka harus SIAP CAPEK, dan harus SIAP REPOT. Sama seperti berhasil dalam bisnis. Dalam membeli masa depan seseorang harus mau membayar harganya. Dan harganya dibayar dengan ketekunan.

Tekun itu apa?

Tekun adalah meyakini pilihan kita. Siap menjalani suka dukanya. Terus bergerak meskipun belum terlihat hasilnya. Sambil terus bergerak, sering-sering evaluasi. Dengan begitu saja, maka Anda LEBIH DEKAT dengan yang Anda inginkan. Kita harus paham, Bahwa dalam bisnis pasti selalu ada masalah. Ini wajar karena dalam hidup ada ujian. Tapi jika dibedah,

Sebenarnya masalah dalam bisnis, itu datang dengan maksud 2 hal.

Hal yang pertama adalah AGAR KITA BELAJAR

Karena prinsipnya, jika ilmu kita membesar, maka masalah mengecil. Kenapa koq bisnis bermasalah? Bisa jadi karena ilmu kita DIBAWAH masalah. Jadi jika ingin bisnis keluar dari masalah, maka teruslah belajar. Jika masalahnya di penjualan, cari gurunya, kejar ilmunya, baca bukunya, ikut kursusnya. Pelajari, praktik, sampai kita tau cara memecahkan masalah penjualan. Ini berlaku untuk masalah yang lainnya juga. Kejar ilmunya sampai masalah tersebut mengecil.

Hal yang kedua, adalah untuk MENGUJI KESUNGGUHAN KITA

Maksudnya gimana? Jadi, Semua orang ingin hidupnya lebih baik seiring berjalannya waktu. Pertanyannya, berapa orang yang sungguh-sungguh siap dapat itu? Masalah datang, itu bukan untuk menguji kemampuan kita, tapi itu untuk menilai kesungguhan kita. Apakah kita benar-benar mau berubah?. Siap menanggung seluruh pedih, sakit dan luka saat membesarkan bisnis?. Atau hanya berangan-angan punya penghasilan banyak tapi tidak ada usahanya?. Ketika kita benar-benar bersungguh-sungguh, kita akan mengurangi alasan, jarang mengeluh, kurang mengomel, dan terus berusaha. Ingatlah juga bahwa, Semua badai akan berakhir.

Tidak ada kemarau yang abadi. tidak ada kekeringan yang tidak ada ujungnya. Di dunia ini tidak ada yang abadi. Untuk yang saat ini baru buka usaha, belum dapat hasilnya, sehingga kehidupannya sempit dan mepet, teruslah berjuang.

Ingat, Kesempitan tidak abadi.Jika saat ini ada yang baru saja rugi, jangan langsung berhenti. Evaluasi, dan lakukan lebih baik dari sebelumnya.

Ingat, Kerugian tidak abadi. Jika saat ini ada yang kekurangan disana sini, teruslah bergerak. Karena Kekurangan tidak abadi. Saat Saya down, guru Saya sering menasehati.

“Tenanglah, Tidak ada yang abadi. Semua datang dan pergi. SEMUA ADA WAKTUNYA” Kesusahan, kekurangan, kesempitan, kerugian semua itu akan selesai.

Termasuk kejayaan, kemapanan, kelapangan, itu semua ada batas waktunya.

Karena itu,
Saat dibawah, jangan terlalu merendah.
Saat diatas, jangan terlalu meninggi.
Sederhana saja menyikapi kehidupan ini.

Selama masih hidup, semua hal mungkin terjadi.Jadi, lebih bersemangat lagi ya jalanin bisnisnya. Pasti sampai, pasti sukses, yakin saja.Lambat tidak masalah. Asalkan kita tidak berhenti. Tanamkan kepercayaan dalam hati bahwa “SAYA PASTI BISA”

Harus yakin dulu,

Karena kalau gak yakin, maka kita tidak bisa meyakinkan siapapun termasuk meyakinkan keberhasilan untuk mendatangi kita. Jadi, lebih yakinlah terhadap masa depan sendiri. Jaga selalu mimpi-mimpi Anda sampai mimpi itu dikabulkan olehNya. Hayati dengan sungguh-sungguh. Bahwa segala sesuatu terjadi di dunia ini karena ijinNya. Seperti sebuah daun, jika tidak diijinkan jatuh oleh Yang Maha Kuasa, walau tertiup angin kencang, maka daun tersebut tidak akan jatuh.

Sama dengan kesuksesan Anda. Anda hanya bisa berhasil karena ijinNya. Bukan karena apapun. Jadi, Jaga selalu kedekatan denganNya, agar Anda selalu dalam lindungan dan rahmatNya.

Jika Anda di cintai oleh Yang Maha Kuasa, maka Anda akan di cintai oleh seluruh penduduk langit dan bumi.
Yang Maha Kuasa akan meridhai langkah-langkah Anda. Termasuk menjauhkan Anda dari hal yang merugikan diri Anda. Indah bukan? Praktikan apa yang Anda ketahui. Dan fokus saja dengan impian Anda.

Jalani bisnis dengan khusyuk. Gausah tolah toleh lihat pencapaian orang lain.

Anda punya bisnis untuk diurusi, dan tidak sempat lihat pencapaian orang lain. Berbisnis seperti menaman pohon. Orang lain telah menanam pohon mereka, dan sekarang mereka memetiknya.

Anda juga bisa seperti itu. Tanam pohon Anda sendiri, jangan lihat pohon orang lain. Urusi bisnis sendiri, mulai dari sekarang, secepatnya. Jika Anda menanam sekarang, Anda akan memetiknya nanti.
Dan jika Anda menunda, maka waktu Anda memetik akan semakin mundur. Rugi kan?

Jadi, Tanam pohon Anda sekarang, jangan menunda.

Nanti… Setelah bertahun-tahun berlalu. Yang lain baru mulai, Anda sudah selesai. Saya ingin menyadarkan Anda bahwa siapapun punya kesempatan berhasil, membeli masa depan sekarang dan yang perlu dilakukan cukup jalani prosesnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *