Rahasia agar Bisnis Terus Bertumbuh

Development Fundamental/Rahasia agar Bisnis Terus Bertumbuh – Salah satu hal yang diinginkan setiap pengusaha adalah bisnisnya tumbuh dari waktu ke waktu.Ngomong-ngomong tentang tumbuh.Setiap pengusaha punya cara pandang yang berbeda-beda. Ada yang mengukur dari segi omzet, dimana jika Omzetnya meningkat, maka artinya bisnis bertumbuh.Tapi Saya akan bahas konsep tumbuh yang bisa di terima semua orang. Jadi, tumbuh disini maksudnya adalah Lebih baik dari sebelumnya. Nah, lantas bagaimana cara membuat bisnis tumbuh? Caranya banyak..

Kepantasan

Sekarang, yg ingin saya bahas adalah tentang pola pikir pengusaha, jadi kita akan membahas dari sisi cara berfikirnya ya.
Pertama-tama coba pahami. Bahwa sebenarnya rezeki itu berbanding lurus dengan KEPANTASAN
Mau memiliki penghasilan besar? Bisa. Coba bangun kepantasannya.

Jika seseorang pantas diberi rezeki besar, maka atas ijin Yang Maha Kuasa, rezeki itu akan menghampirinya. Cara berfikirnya begini,

Bayangkan diri kita ini seperti wadah Dan rezeki itu seperti air. Untuk menampung air yang banyak Maka perlu wadah yang besar. Pada dasarnya rezeki itu tidak terbatas, Luas sekali. Yang sebenarnya, kita tinggal “download” saja.

Dan cara downloadnya adalah dengan bangun kepantasan.
Jika seseorang pantasnya 100ribu /bulan, maka itu yang akan didapatkannya.
Jika seseorang pantasnya 10 juta/bulan, maka itu yang akan didapatkannya.

Nah, berapakah penghasilan bulanan kita? Itu artinya angka kepantasan kita. Rezeki Yang Maha Kuasa itu lebih luas dari samudra. Kita tidak akan bisa menikmati rezeki yang besar, jika kapasitas kita seperti gayung, hehe. Hal ini juga berlaku dalam bisnis.

Bisnis akan bertumbuh, ketika pengusahanya tumbuh. Jadi, jangan sibukan diri cari jalan pintas ini itu.
Bisnis bukan mie atau kopi instan. Jangan berfikir bisnis yang baru dibangun, kemudian besoknya langsung memberikan penghasilan miliaran, Perlu proses. Lalu, kepantasan seperti apa yang perlu dimiliki?

Ada 2 poin penting.

Pertama, karakternya dan Kedua, keilmuannya.

Karakter Pengusaha

Karakter ini maksudnya cara pengusaha berinteraksi ke orang lain. Ada hukum tabur tuai “We reaped what we sowed” – Kita menuai yang kita tabur. Jika dalam proses berbisnis kita menyakiti hati orang lain, maka kedepannya kita akan bertemu dengan suatu hal yang akan menyakiti kita. Sebaliknya, jika kita mencoba memuliakan siapapun, kita akan dipertemukan dengan mereka yang akan memuliakan kita. Ingat, Bagaimana kita memperlakukan orang lain, maka kita akan diperlakukan seperti itu juga, Termasuk dalam bisnis.

Bisnis bukan hanya sekedar sarana mencari uang semata. Disana ada hubungan dengan orang lain, dan sekitar. Seorang Consultant Marketing Internasional bernama Simon Sinek berkata

“If you don’t understad people, you don’t understand business”.

Sejenak resapi kalimat diatas. Kata Mr. Simon, jika engkau tidak mengerti manusia, engkau tidak mengerti bisnis. Suka atau tidak, dalam bisnis kita berhubungan dengan manusia. Pembeli kita manusia, mitra kita manusia, tim kita manusia. Nah, jika kita tidak paham bagaimana memperlakukan manusia dengan baik, maka otomatis kita tidak bisa memperlakukan bisnis kita juga dengan baik.
Karena itu.. Tips pertama agar bisnis terus bertumbuh, yang perlu di lakukan adalah Manusiakan seluruh elemen bisnis. Maksudnya perlakukan semua hal yang berhubungan dengan bisnis kita seperti manusia.

Untuk latihan.

Pertama-tama, coba belajar memanusiakan prospek.

Siapa itu prospek?
Prospek adalah orang yang datang ke bisnis kita. Dan mungkin tertarik dengan produk yg kita jual. Bersikap ramahlah kepada mereka walaupun mereka tidak membeli.

Ramah, itu kewajiban.
Beli atau tidak bukan kewajiban.

Jangan sampai kita melalaikan kewajiban, hanya karena mengejar uang. Secanggih apapun cara jualan kita, akan ada beberapa orang yang memang tidak jadi transaksi, dan jumlahnya bukan satu orang. Itu sudah hukum dalam bisnis. Terus kenapa??

Tidak jadi transaksi itu haknya mereka. Tugas kita muliakan sesama. Beli atau tidak, usahakan kehadiran kita memberikan manfaat. Kedua, belajar manusiakan pembeli. Ke prospek yang gak jadi beli saja kita harus ramah, apalagi ke pembeli. Pembeli adalah mereka yang percaya menukarkan uang mereka dengan manfaat yang kita tawarkan.

Setelah membeli, penuhi amanah. Jangan setelah dapat uangnya lalu kabur.
Melayani seenaknya.
Packing seadanya.
Gak mau di komplain.
Gak terima kritik.

Pembeli yang perhatian dengan kejelekan kita, bisa kita jadikan data untuk memperbaiki bisnis kedepannya.
Pembeli yang perhatian dengan kelebihan kita, bisa kita jadikan standar kualitas pelayanan.

Semuanya punya sisi positif kan? Begitulah.. Pada dasarnya saat kita berbisnis, kita tidak terlepas dari komunikasi dengan orang lain. Dan karakter kita saat berinteraksi, akan mempengaruhi pertumbuhan bisnis kita.

Keilmuan Pengusaha

Maksudnya adalah pemahaman pengusahanya. Cara menjual puluhan produk, itu berbeda dengan caranya jual ratusan produk. Ilmu dapat belasan juta, Beda dengan ilmu dapat ratusan juta.

Karena itulah, Satu syarat mutlak agar bisnis berkembang adalah TERUS BELAJAR, Kita hanya akan melakukan sesuai pemahaman kita. Jika kita tidak paham caranya, maka kita tidak pernah dapat apa yang kita inginkan. Dengan belajar, itu akan mengurangi kesalahan kita saat menjalankan bisnis. Saat kita belajar dari pengalaman orang lain, saat itu wawasan kita akan berkembang. Bagaimana bisnis bisa besar kalau pengusahanya tidak tau caranya??

Karena itulah. . . Banyak-banyak belajar sesuai kebutuhan bisnis Anda. Bisnis hanya bertumbuh sebesar kepasitas pengusahanya. Jika Anda terus belajar, atas ijin Yang Maha Kuasa, maka pertumbuhan bisnis Anda tidak mudah dihentikan.
Begitu ya. . !!

Mau bisnis terus bertumbuh?

Pantaskan diri Anda
– Perbaiki karakternya.
– Tambah pengetahuannya.

2 ini Anda pegang, cepat atau lambat Anda akan merasakan hasilnya, bisnis terus bertumbuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *