Smart Funding untuk UKM Digital

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) tengah menyiapkan aplikasi smart funding untuk mempermudah pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) mendapatkan akses pendanaan dari Program Kemitraan yang dikelola operator pelat merah itu.

Telkom dalam menjalankan Program Kemitraan selama ini dikelola oleh Unit Community Development Center dengan berpedoman kepada PER-09/MBU/07/2015 Tanggal 3 Juli 2015 Tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Badan Usaha Milik Negara (PKBL BUMN).

“Selama ini kita sudah salurkan PKBL ke para mitra yang mayoritas UKM. Nah, sekarang kita permudah mendapatkan PKBL itu dengan aplikasi smart funding. Ini agar UKM yang dibina bisa terbiasa Goes Digital,” ungkap Direktur Enterprise dan Business Service Telkom Muhammad Awaluddin kepada IndoTelko, kemarin.

Awaluddin menjelaskan, aplikasi Smart Funding masih dalam persiapan untuk diluncurkan karena ada beberapa  hal teknis dimatangkan. “Rencananya pada 19 Februari kita akan luncurkan di Padang. Kita pilih Padang, karena mitra PKBL Telkom salah satunya paling banyak di sana,” jelasnya.

Ditambahkannya, membuat aplikasi smart funding bagi mitra PKBL ini tak bisa dilepaskan dari selama ini ada tiga hal klasik yang selalu dihadapi pelaku UKM kala ingin Goes Digital.

“Saya sebut tiga hal yang menghambat itu adalah akses ke capital, commerce, dan competence (3C). Kita dengan Divisi Business Service ingin pangkas itu semua dan bikin UKM menjadi mandiri dan berdaya saing memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi,” katanya sembari tersenyum ramah.

Lebih lanjut, Awaluddin mengatakan pihaknya mengedepankan tiga C lainnya dalam membantu para pelaku UKM. Yakni, commitment, colaboration, dan confidence.

“Ini satu-satunya operator bagi para sahabat UKM, karena Telkom konsen sebagai agent of development. Saya gemes kalau banyak pelaku usaha yang kelola UKM masih pakai cara tradisional. Di Singapura dan Hong Kong maju pesat karena mereka memanfaatkan teknologi informasi,” ulasnya.

Sementara SGM Community Development Center Telkom Nur Hassim Rusdi Smart Funding akan diberikan kepada UKM yang sudah menjalankan usaha selama 1 tahun namun belum tersentuh produk perbankan.

“Biasanya masih dalam kategori UKM Mikro yang diatur secara spesifik dalam regulasi PKBL. Dana bergulir program kemitraan yang diberikan oleh Telkom dalam setahun mencapai rata-rata Rp296 miliar,” katanya.

Secara terpisah, General Manager Telkom Witel Sumbar Muskab Muzakar mengungkapkan sejak tahun 2002 akhir 2015 lalu Telkom Sumbar telah menyalurkan dana kemitraan sebesar Rp53,799 miliar kepada 2.374 mitra binaan.

“Telkom dan masyarakat Sumbar memang sudah sejiwa membangun Nagari. Untuk peluncuran Smart Funding nanti juga ada Kuliah Umum dari Pak Awaluddin di dua Kampus yakni Unand dan STMIK serta peluncuran startup Minang serta pusat UKM Digital,” tutupnya.(id)

sumber : http://www.indotelko.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *